Kajari Medan Terima Audensi Pansus Reklame DPRD Kota Medan

Kajari Medan Samsuri, SH, MH didampingi Kasi Intel Erman Syafrudianto, SH menerima Audensi dari Pansus Reklame Kota Medan di ruangan kerja Kajari pada Senin, 16 Nopember 2015.

Ketua Pansus Reklame Landen Marbun, SH dalam audensinya menyatakan bahwa semrawutnya reklame di jalanan kota Medan yang banyak melanggar peraturan membuat Kota Medan menjadi ‘Hutan Reklame’.

Berdasarkan Peraturan Walikota Medan Nomor 19 tahun 2015, 14 Jalan di Kota Medan yang tidak dibenarkan berdiri Papan Reklame adalah : Jl. Jend. Sudirman, Jl. Kapt. Maulana Lubis, Jl. Diponegoro, Jl. Imam Bonjol, Jl. Walikota, Jl. Pengadilan, Jl. Kejaksaan, Jl. Suprapto, Balai Kota, Jl. Balai Kota, Jl. P. Penang, Jl. Bukit Barisan, Jl. Stasiun, Jl. Raden Saleh. Namun dalam kenyataannya, ditemukan beberapa papan reklame berdiri di jalan-jalan tersebut.

Rendahnya PAD Kota Medan dari Pajak Papan Reklame yang tidak sesuai dengan target penerimaan dari tahun ketahun, Pansus Reklame beranggapan adanya indikasi kerugian daerah dari pengelolaan papan reklame di Kota Medan. Seperti selama tahun 2015, Realisasi PAD Kota Medan dari Papan Reklame adalah sebesar 7 Milyar dari target 73,3 Milyar. Bila dibandingkan dengan Pemko Surabaya, selama tahun 2015 PAD Kota Surabaya dari Papan Reklame sudah mencapai 100 Milyar dari target 135 Milyar.

Dalam sambutannya, Kajari menyatakan untuk meminta Sekretaris Dewan mengadakan MOU antara Kejaksaan Negeri Medan dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Medan dan selanjutnya mengajak duduk bersama membahas beberapa peraturan yang mengatur tentang papan reklame dan apabila ditemukan pelanggaran atau pun gugatan atas penindakan pelanggaran Reklame , Kejaksaan Negeri Medan siap mendampingi dan mewakili Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Medan sebagaimana fungsi Kejaksaan sebagai Jaksa Pengacara Negara.

 

sumber : http://kejari-medan.go.id/2015/11/16/kajari-medan-terima-audensi-pansus-reklame-dprd-kota-medan/